Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

kata baku dan kata tidak baku

Suka atau tidak suka, sebagai penulis buku, Anda mesti menggunakan kata baku. Mengapa? Karena bila menggunakan kata baku, Anda menulis dengan tertib sehingga tulisan Anda lebih profesional. Tidak percaya? Coba saja Anda gunakan kata-kata tidak baku dalam buku Anda, lalu buku tersebut Anda kirimkan ke penerbit mayor. Saya berani mengatakan, editor akan mencoret-coret buku Anda. Bukan tidak mungkin, ia akan menolak mentah-mentah buku tersebut. “Saya tahu manfaat kata baku. Namun, saya pusing sekali mengingatnya karena banyak jumlahnya”, keluh Anda. Saya paham masalah Anda. Saya pun tidak membantah bahwa kata baku dalam bahasa Indonesia jumlahnya banyak. Solusinya? Untuk tahap awal, Anda sebaiknya mengetahui contoh kata baku dan tidak baku di bawah ini.